Terapi Gurah, Bermanfaat Atau Berbahaya? Berikut Ulasan Lengkapnya!

Kesehatan 0 Comment 16

Mungkin Anda sering mendengar atau membaca adanya terapi kesehatan yang dilakukan oleh orang atau kelompok di luar tenaga medis berizin. Terapi tersebut salah satunya adalah terapi gurah atau terapi srigunggu karena menggunakan tanaman herbal srigunggu untuk media terapinya. Terapi srigunggu ini dikenal luas di masyarakat karena efektif digunakan sebagai pengobatan rhinitis hingga kebutuhan penjernihan suara. Terapi srigunggu ini sudah dikenal sejak tahun 1900 an dan turun temurun dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan pada hidung, tenggorokan hingga mata. Dewasa ini terapi srigunggu juga digunakan untuk terapi vagina.

Apakah terapi herbal ini sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan? Untuk bisa menjawab hal tersebut, Anda perlu tahu bagaimana mekanisme kerja dari terapi srigunggu ini. Bagian tanaman srigunggu yang digunakan untuk terapi ini adalah bagian akar dan daunnya. Keduanya di ekstrak hingga didapatkan cairan jernih yang kemudian digunakan sebagai obat tetes dan obat minum. Untuk terapi hidung, tenggorokan dan mata, cairan tetes tersebut diteteskan dimana nantinya akan merangsang hidung, tenggorokan dan mata mengeluarkan lendir dan cairan. Lendir tersebut bisa merupakan lendir penyakit ataupun lendir alami yang dimaksudkan untuk keluar serta membersihkan area yang ditetesi oleh ekstrak srigunggu tadi.

Bagi penderita rhinitis, dengan terapi srigunggu, lendir yang mengganggu hidung serta tenggorokan bisa keluar dengan sendirinya meski yang susah sekalipun karena masih kental. Lendir ini sekaligus membersihkan area hidung dan tenggorokan dari kuman penyebab penyakit. Sedangkan untuk tetes srigunggu mata, akan merangsang pembentukan air mata yang dengan sendirinya membersihkan daerah mata sehingga kotoran terangkat dan mata menjadi lebih jernih. Lalu bagaimana dengan peruntukannya untuk vagina? Gurah vagina tidak menggunakan cairan tetes namun daun srigunggu dibakar dan wanita menduduki pembakaran tersebut sehingga daerah kewanitaan terkena asapnya.

Apakah terapi ini aman dilakukan? Pada kenyataannya, daun srigunggu sendiri memang memiliki efek kesehatan dan banyak digunakan sebagai obat nyeri hingga malaria di India. Pada khasiatnya merangsang keluarnya lendir, memang bermanfaat untuk kesehatan terutama bagi mereka yang memiliki penyakit rhinitis dan kesulitan untuk mengeluarkannya. Karena itu terapi ini diminati oleh para orang tua yang memiliki anak kecil dengan gejala flu berat. Lendir dan cairan yang keluar akan mengangkut kuman dan bakteri penyebab penyakit sehingga proses terapi ini cukup bermanfaat untuk kesehatan.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai terapi ini menggunakan bahan obat lain terutama bahan kimia yang belum diuji manfaat dan efeknya. Bagi Anda yang suka dengan terapi ini, sebaiknya juga tidak menggunakannya secara berlebihan apalagi jika tak ada keluhan akan lendir dan rasa yang mengganggu tenggorokan. Karena jika dipakai berlebihan terutama di daerah hidung, terapi ini memiliki resiko mengurangi kepekaan hidung sebagai indra penciuman. Karenanya pastikan jika Anda akan melakukan terapi, datanglah ke ahli terapi terpercaya sehingga tak ada zat asing yang ditambahkan selain tanaman srigunggu. Terapi ini juga tidak membutuhkan tambahan obat yang perlu diminum setelah mengeluarkan lendir.

Bagi Anda yang memiliki penyakit rhinitis atau ingin agar tenggorokan bebas dari lendir yang mengganggu, tak ada salahnya mencoba terapi gurah ini sesekali. Dahulu terapi ini juga sering digunakan bagi penyanyi atau sinden agar tak ada kotoran yang menyumbat pernafasan sehingga suara yang dihasilkan lebih lancar dan tinggi. Pernafasan setelah melakukan terapi juga lebih lancar dan panjang sehingga baik untuk perenang dan semua orang pada umumnya.

Leave a comment

Search

Back to Top