Perhitungan Pajak Penghasilan Wiraswasta

Perhitungan Pajak Penghasilan Wiraswasta

Lain Lain 0 Comment 41

Perhitungan pajak penghasilan bagi wiraswasta hampir sama dengan perhitungan pajak para pekerja. Hanya perbedaannya adalah penghasilannya tidak selalu sama setiap bulannya. Para wiraswasta yang bekerja sendirian ini akan memiliki jumlah penghasilan yang sangat fluktuatif tergantung dari omset yang dimilikinya. Omset perusahaan yang dikelola sendiri ini akan terus berubah setiap tahunnya bahkan setiap bulannya akan mengalami perubahan tergantung dari penjualan yang berhasil dilakukannya. Apabila berhasil menjual dalam jumlah banyak akan membuat penghasilan pengusaha menjadi semakin besar. Namun semakin sedikit omset perusahaan maka akan semakin sedikit pula penghasilannya. Pajak penghasilan ini sangat bergantung dengan usaha dalam mencapai omset yang cukup besar.

Perhitungan pajak penghasilan bagi wirausaha tidak dapat dilakukan secara kasar. Para wirausaha haruslah memiliki arsip mengenai laba bersih yang menjadi penghasilannya setiap bulannya. Sehingga pajak dapat dihitung dengan lebih teliti dan lebih tepat. Ketika penghitungan pajak dilakukan dengan cara kasar maka hasilnya tidak akan akurat. Proses penghitungannya tidak berbeda dengan penghitungan pajak para karyawan. Hanya saja bagi pengusaha yang cukup besar faktor pengali pajaknya akan menjadi lebih besar. Terutama bagi yang memiliki penghasilan bersih diatas 100 juta maka pengalinya akan berubah menjadi 10 persen. Hal ini didasarkab perhitungan berimbang penghasilan yang besar maka faktot pengalinya akan lebih besar dan penghasilan yang kecil faktor pengalinya akan lebih kecil. Sehingga pendapatan negara akan semakin tinggi.

Perhitungan pajak penghasilan bagi para pengusaha ini kadang sangat merepotkan. Namun penghitungan ini sangat penting untuk dapat menambah jumlah penghasilan negara yang akan semakin tinggi. Faktor pengurang pada proses penghitungan pajak orang wiraswasta ini hanya pada tanggungan keluarga saja dan beberapa jaminan yang merupakan pengeluaran rutin dari pengusaha tersebut. Meskipun jumlah penghasilannya tidak pasti namun bukan berarti proses penghitungan jumlah pajak terhutangnya bisa dilakukan secara sembarangan. Justru biasanya para pengusaha akan berusaha menghitung dengan teliti jangan sampai ada kelebihan bayar yang akan merugikan dirinya. Juga diusahakan agar tidak kurang sebab akan menyebabkan pengusaha tersebut menjadi buruan petugas pajak.

Leave a comment

Search

Back to Top