Categories
Kesehatan

Apa Saja Penyebab Umum Hiperpituitarisme?

Pernahkah kamu mendengar tentang penyakit hiperpituitarisme sebelumnya? Penyakit seperti apakah itu? Menurut alodokter.com hipoputuitarisme adalah penyakit yang terjadi akibat kurangnya hormon yang dihasilkan kelenjar di otak yang disebut dengan kelenjar hipofisis atau pituitari. Kondisi ini bisa membuat berat badan menurun hingga kemandulan. Kelenjar pituitari atau kelenjar hipofisis merupakan kelenjar berukuran sebesar kacang polong yang terletak di bagian bawah otak. Kelenjar ini berfungsi untuk menghasilkan hormon yang mengatur berbagai fungsi organ tubuh. Apa saja penyebab umum hiperpituitarisme

Penyebab umum hiperpituitarisme adalah kelenjar pituitari tidak dapat menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, namun sebagian besar disebabkan oleh tumor pituitari. Selain tumor, penyakit ini juga disebabkan oleh cedera pada kelenjer tersebut seperti karena komplikasi operasi daerah otak. Selain tumor dan cedera, ada beberapa penyebab lainnya seperti peradangan kelenjar pituitari seperti akibat dari granulomatous hypophysitis dan sarkoidosis, diabetes, pendarahan subarachnoid, limfoma, dan stroke. Penyebab lainnya adalah sindrom sheehan, ini adalah kondisi ketika kelenjar pituitari atau hipofisis mengalami kerusakan saat melahirkan. Hal ini dipicu oleh pendarahan hebat atau tekanan darah yang sangat rendah selama atau setelah melahirkan. Penyakit ini juga dapat terjadi akibat efek samping dari kemoterapi atau radioterapi ke daerah kepala.  

Terdapat beberapa hormon yang dihasilkan kelenjar pituitari seperti ACTH, TSH, LH, FSH, dan oxytocin. ACTH atau adrenocorticotrpic hormone adalah hormon yang berfungsi untuk memicu kelenjar adrenal dalam melepaskan hormon yang disebut kortisol. Ini sendiri berguna untuk mengatur metabolisme tuuh dan tekanan darah. TSH atau thyroid stimulating hormone adalah hormon yang akan merangsang kelenjar tiroid dalam menghasilkan hormon tiriud, yaitu hormon yang mengatur metabolisme tubuh serta memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. LH atau luteinizing hormone dan FSH atau follicle-stimulating hormone adalah hormon yang berfungsi untuk mengatur organ kelamin pria maupun wanita agar berfungsi secara normal. Oxytocin adalah hormon yang berfungsi merangsang kontraksi rahim pada saat persalinan serta merangsang produksi ASI.

Menurut hellosehat.com penyakit ini adalah kondisi yang pada beberapa orang tidak menunjukkan gejala penyakit kecuali saat dirinya mengalami stres. Kasus lainnya, penderita mendapat gejala secara tiba-tiba seperti sakit kepala, penglihatan kabur, meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya dan kekakuan pada leher. Gejala yang terjadi bergantung dari sistem organ yang dipengaruhi seperti kelenjar tiroid yang terpengaruh dapat menyebabkan penderitanya merasa lelah, lunglai, mengalami sulit buang air besar, mual dan terjadinya penambahan berat badan. Ovarium yang terpengaruh dapat menyebabkan perubahan siklus haid, vagiuna menjadi kering dan nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Testis yang terpengaruh dapat menyebabkan gangguan ereksi. Anak-anak yang menderita penyakit ini akan tumbuh lebih lambat dari anak normal kebanyakan. 

Apa sih faktor yang dapat meningkatkan kamu berisiko untuk terkena penyakit ini? beberapa faktor risikonya adalah melakukan radioterapi pada kelenjar pituitar atau hipotalamis setelah operasi pituitari, riwayat kehilangan darah yang berkaitan dengan kandungan, riwayat trauma pada dasar tengkorak, infeksi pada otak, kelebihan cairan otak, stroke serta malformasi kongenital.Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini seperti penyebab umum hiperpituitarisme, gejala dan faktor risikonya. Segera berkonsultasi pada dokter jika kamu merasakan gejala seperti yang tertera di atas. Jangan pernah menyepelekan gejala sekecil apapun itu karena dapat memberikan dampak negatif bagi tubuhmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *